Laporan Hasil Vertikultur
Nama : Alfani Futri
Kelas : XB
1. PENYEMAIAN
1. Siapkan Botol Bekas
Siapkan botol bekas. Lalu, potong botol menjadi dua bagian. Tempatkan bagian tutup botol ke dalam bagian bawah botol. Posisi tutup botol akan tampak terbalik.
Botol bagian tutup botol akan menjadi tempat media tanam sedangkan botol di bagian bawah menjadi tempat air yang bernutrisi atau berisi zat hara.
2. Hubungan Kedua Bagian Botol
Hubungkan kedua bagian botol dengan menggunakan kain. Kain yang digunakan berupa sumbu kompor. Atau bisa dengan menggunakan kaos kaki dan bisa juga dengan menggunakan kain flanel yang dipotong seukuran sumbu kompor.
Lubangi bagian tutup botol agar kain atau sumbu kompor bisa masuk ke lubang tutup botol sehingga kain dapat menjuntai kebagian bawah botol. Kain ini berfungsi untuk menghubungkan nutrisi air dengan media tanam.
3. MENANAM BIBIT KEDALAM MEDIA TANAM
Kesimpulan
Kesimpulan dari projek kali ini adalah Vertical garden berfungsi menghadirkan efek visual, membuat penanda sebuah lokasi, meningkatkan keanekaragaman hayati. Vertical garden dibangun berdasarkan prinsip desain kesatuan, aksentuasi, dan proporsi. Vertical garden dibangunan beradasarkan tinjauan aksesbilitas, aspek keselamatan, serta pemilihan hardscape yang tepat, seperti pemilihan kayu sebagai kerangka vertical garden. Evaluasi nilai estetika menunjukkan bahwa vertical garden dapat menambah nilai estetika suatu tempat sempit.
Saran
Saran untuk perancangan sebuah vertical garden yang akan diletakkan dalam
sebuah lokasi kebun (outdoor), perlu mempertimbangkan :
1. Luasan pada vertical garden yang akan dibuat jika difungsikan sebagai pemecah angin.
2. Prinsip desain tentang keseimbangan, irama, sirkulasi dan keamanan pada vertical garden.
3. Penggunaan bahan untuk frame yang akan digunakan untuk vertical garden.
4. Pemilihan tanaman yang akan digunakan untuk vertical garden.






Komentar
Posting Komentar